Minggu, 07/03/2010 07:29 WIB
Gelombang PSK Cemaskan Afsel
Arya Perdhana - Piala Dunia
Ilustrasi (Reuters)
Johannesburg -
Sebagai pergelaran sepakbola terbesar di jagat, Piala Dunia 2010 turut mengundang kehadiran para pekerja seks komersial. Rupanya, gelombang PSK ini membuat cemas Afrika Selatan.
Pada 11 Juni-11 Juli mendatang, akan ada 32 tim yang bertanding. Sebagai konsekuensi logisnya, ratusan ribu pendukung akan ikut terbang ke Afsel untuk menyaksikan timnya bertanding.
Kehadiran ratusan ribu fans itu adalah lahan subur untuk jasa prostitusi. Panitia penyelenggara Piala Dunia 2010 memperkirakan akan ada 40 ribu PSK yang direkrut.
Gelombang puluhan ribu PSK ini mengundang kekhawatiran Pemerintah Afsel. Pasalnya, diperkirakan ada sekitar 16 persen dari 49 juta penduduk Afsel yang terjangkit penyakit HIV/AIDS.
"Ini mengerikan dan membuat kami prihatin," ujar Wakil Kepala Badan Anti Narkoba Afsel Davis Bayever seperti yang dilansir
NY Daily News. "Uang bicara, dan seorang PSK pasti akan mengejar uang di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan."
Bayever yang bicara di acara pertemuan Badan Urusan Narkotika dan Kriminal PBB di Afsel menjanjikan adanya pemeriksaan paspor, dan pengumpulan profil para PSK tersebut mengingat mereka bakal datang dari seluruh penjuru dunia, terutama dari Eropa timur.
Tidak cuma penyebaran penyakit yang membuat khawatir. Besarnya permintaan untuk jasa esek-esek ini bisa membuat anak-anak di bawah umur jadi korban
human trafficking.
"Tidak ada keraguan, mereka (anak-anak) akan jadi target untuk dijadikan PSK. Anak-anak dari keluarga miskin di daerah pinggiran akan ditawari pekerjaan oleh para penjahat itu bila mereka mau pindah ke kota besar," demikian Bayever.
(
arp/krs)
Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga:
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).